Saat ini kami sedang berada di Mekah setelah sebelumnya singgah di Turkey dan Medinah, ada beberapa pengalaman menarik dari travel yg menjadi fasilitator pelaksanaan ibadah umroh yg sedang kami laksanakan, pengalaman menarik baik suka maupun duka nanti akan kami tuliskan di artikel kami ini , Mendarat di Turki kami ke Imigrasi banyak yg kehausan tapi banyak yg lupa menukar rupiah dng lira , sehingga ketika hendak membeli minuman terpaksa meminjam uang pada org yg memiliki lira. setelah city tour kami kembali ke AirPort dan beristirahat ditempat yg kosong , ada yg tidur dilantai , ada pula yg tidur dibangku kosong AirPort , seru memang , tapi jujur saya pribadi kapok umroh dng travel Al habsyi foto tidak saya lampirkan dulu ya
Setelah boarding kami terbang ke Medinah dan menginap di Hotel . Milenium , di Medinah selain Ibadah utama di Mesjid Nabawi kami pun mengunjungi beberapa tempat terkait sejarah islam.
Kami melaksanakan ibadah umroh di travel Al habsyi dengan biaya Rp. 32.000.000,-( tiga puluh dua juta rupiah)
Fasilitas yg kami dapat adalah :
1. Berangkat dari Cengkareng melalui blu sky lounge
2. City Tour di turky
3 Bebas memilih tempat istirahat di AirPort Turki boleh Dikursi atau dilantai tanpa alas
4.
kami sempat bertanya pada jamaah umroh dari travel lain ternyata dengan biaya Rp. 27.000.000 ( dua puluh tujuh juta rupiah ) mereka bisa menikmati umroh dengan fasilitas diantaranya city tour di Turkey selama 4 hari.
Mengenai pengurus jamaah umroh pada saat umroh kali ini di travel Al Habsyi saya anggap kurang beres, kenapa kurang beres karena pada saat akan thawaf Pengurus Aris Munandar menyarankan agar tas tangan dititipkan padanya untuk keamanan barang yg dibawa, tapi ketika tas saya hilang , dengan entengnya dia berkata tolong di ikhlaskan ya Pak , ya saya tidak mau , dan melalui wa dia berkata dia kehilangan uang 100juta dan tidak terima gaji 10 juta dan 8 juta tidak nyesel , walau pada saat acara tgl 5 Mei dia berjualan kurma.
Ini pula yg membuat saya kapok ikut umroh melalui travel Al Habsyi , untuk yg lain apabila hendak melakukan ibadah umroh sebaiknya fasilitas yg didapat diminta tertulis berikut finaltinya jika tidak dilaksanakan, karena jika tertulis kita memiliki bukti tertulis, namun jika hanya ucapan lisan sulit pembuktiannya bila mereka mengingkari apa yg pernah dikatakan .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar